Sejarah

Keamanan Masjidil Haram Dijamin Allah

SETIAP musim haji, yang sebentar lagi tiba, ingatan kita selalu terpusat ke Kakbah. Bangunan monumental ini bukan hanya tepat di tengah-tengah Masjidil Haram, tapi juga persis di tengah-tengah Kota Mekah. Tawaf, yaitu mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali, merupakan salah satu ritual wajib bagi setiap jamaah haji.

Karena letaknya dalam satu kompleks, maka Masjidil Haram selalu identik dengan Kakbah, dan begitu pula sebaliknya. Allah telah menjamin Mekkah serta kompleks Masjidil Haram itu secara khusus sebagai tempat aman. ”Dan ingatlah ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) sebagai tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman,” begitu penegasan Allah dalam Alquran.

Namun ada juga segelintir orang yang mencoba melakukan provokasi. Seperti yang terjadi pada akhir Desember 1989, ketika sekelompok pemuda -dipimpin Muhammad bin Abdullah Al Qahthani dan Jahiman Al Utaibah- melakukan penyerbuan dengan memasuki Masjidil Haram. Mereka mengaku beroposisi dengan pihak Kerajaan Arab Saudi. Selama dua pekan konflik bersenjata itu, 135 orang tewas serta ratusan jamaah haji terluka. Dinding dan menara masjid pun ikut rusak, karena muntahan peluru dan bom.

Raja Fahd bin Abdul Aziz, penerus Dinasti Saud V, kemudian memimpin langsung renovasi Masjidil Haram, yang selesai pada Oktober 1996 (termasuk perbaikan dinding-dinding Kakbah). Renovasi dilakukan hampir bersamaan dengan perbaikan Masjid Nabawi di Madinah, yang seluruhnya menelan dana 29 miliar riyal (sekitar Rp 87 triliun).

Jaminan Allah tentu tidak harus diartikan secara harfiah, namun lebih maknawi, yaitu kemunculan orang-orang yang ”dipilih” Allah untuk menyelamatkan maupun memperbaiki bangunan yang disebut sebagai Baitul Atiq alias Rumah Kuno. Umat Islam meyakini Masjidil Haram sudah ada sejak zaman Nabi Adam, atau sekitar dua juta tahun lalu. Kemunculan orang-orang pilihan Allah inilah yang menyebabkan bangunan itu tetap berdiri kokoh sampai sekarang, bahkan -insya Allah-sampai kiamat!

Tentunya bangunan yang tampak sekarang tidak sama dengan di masa lalu. Semula, hanya berupa lapangan terbuka. Proyek perluasan untuk kali pertama dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khattab. Khalifah Utsman bin Affan meneruskannya dengan membangun dinding-dinding pembatas. Abdullah bin Zubair membuatkan atap pada dinding-dinding masjid.

Sepanjang Dinasti Umayyah berkuasa, arsitektur masjid bergeser menjadi bergaya Romawi. Wahid bin Abdul Malik, misalnya, merombak konstruksi masjid. Didirikan pula sederet tiang, setinggi 15 m dan garis tengah 1 m, yang dibungkus marmer putih dan batu granit hitam. Bahan khusus untuk tiang-tiang itu diangkut dari Suriah dan Mesir. Sementara ornamen dan inskripsi ayat Alquran ditambahkan di masa kepemimpinan Abu Ja’far Al-Mansur.

Mengingat jamaah makin bertambah dan berjubel di musim haji, pemerintahan Al-Mahdi memperluas bangunan di sebelah utara dan timur masjid. Tetapi perluasan itu membuat posisi Kakbah menjadi menjorok ke selatan. Karena itu, Musa Al-Hadi (putra Al-Mahdi) memperluas bangunan ke selatan dan barat, supaya posisi Kakbah kembali tepat di tengah-tengah Masjidil Haram.

Setiap khalifah mencoba memberikan tanda khusus terhadap upaya renovasi yang dilakukannya, seperti dilakukan Al-Muqtadir Billah, dengan membuat apa yang disebut ”Pintu Ibrahim”.

Pernah Terbakar

Masjidil Haram pernah terbakar pada abad ke-12. Kebakaran yang diikuti dengan banjir besar itu menimbulkan kerusakan hebat. Raja Mesir, Sultan Ibnu Barjauf, segera memerintahkan proyek renovasi. Waktu Dinasti Usmaniyah mulai berkuasa, bangunan-bangunan itu masih rusak, sehingga langsung dibereskannya. Bahkan di masa kekuasaan Sultan Salim II (1572), bangunan ini dipercantik dengan membuat atap kecil yang berbentuk kerucut.

Ada satu hal lagi tentang kekhasan yang ditampilkan penguasa Turki itu, yaitu pembangunan puluhan serambi dan kubah yang memayungi empat tiang persegi. Tapi belum rampung proyek itu, ia keburu wafat. Proyek Sultan Salim II ini kemudian dituntaskan putranya, Sultan Murad, yang juga memindahkan sumur air zamzam di bawah pelataran tempat tawaf.

Sepeninggal Sultan Murad, renovasi Masjidil Haram sempat berhenti dalam waktu sangat lama. Sebabnya, penguasa negeri-negeri muslim disibukkan dengan urusan perlawanan menghadapi penjajah asing. Pada 1955, Dinasti Saud memulai kembali renovasi Masjidil Haram setelah 400 tahun terhenti. Saat itu, bangunan rumah-rumah penduduk telah mengepung masjid. Sampai-sampai lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki menyerobot kawasan Shafa dan Marwah, yang digunakan untuk Sa’i (berjalan kaki di antara kedua bukit itu, sebagai salah satu rukun haji).

Renovasi tahap I dimulai dengan membebaskan permukiman dan lokasi perdagangan di sekitar Shafa dan Marwah, serta membangun jalur tempat Sa’i sepanjang 395 meter. Jadi jamaah haji tidak perlu berdesak-desakan lagi, karena jalan dibuat dua jalur dengan lebar seluruhnya 20 meter. Jalur Marwah-Shafa terpisah dari jalur Shafa-Marwah. Untuk kaum lanjut usia, atau yang menggunakan kursi roda, disediakan jalur lambat di bagian tengahnya. Di sepanjang jalur itu pun masih disediakan 16 pintu yang menghadap timur, sebagai pintu keluar-masuk jamaah.

Karena dianggap belum memadai, mas’a (jalur untuk sa’i) pun dibangun dua tingkat. Lantai dasarnya setinggi 12 m, sedangkan lantai atasnya setinggi 9 m. Ruangan bawah tanah juga dibenahi setinggi 3,5 m. Tiap-tiap lantai dihubungkan dengan tangga yang melingkar. Pada beberapa bagian masjid dilengkapi eskalator listrik sebagai pengganti tangga.

Untuk mencegah banjir yang sewaktu-waktu datang, misalnya air bah yang pernah menenggelamkan Kakbah (1941), dibuatkan saluran pembuangan air berkedalaman 4-6 m di bawah tanah. Akibat renovasi itu, salah satu bangunan terpaksa digeser, yaitu ”makam” Nabi Ibrahim. Bangunan ini pernah dipercaya oleh jamaah awam sebagai kuburan Ibrahim.

Padahal itu hanya sebuah batu berukuran 40×40 cm yang jadi tempat berpijak Ibrahim saat membangun Kakbah bersama putranya, Ismail. Pada batu itu tercetak dua telapak kaki Ibrahim. Sebagai penggantinya, dibuat tutup kaca kristal setinggi 3 m. Dari balik kaca itulah, jamaah dapat melihat tapak kaki Ibrahim setiap selesai satu putaran tawaf.

Empat Pintu

Pada renovasi tahap II, pondasi serambi di sebelah timur digali. Dinding yang berdiri di atasnya dilapisi marmer dari Italia. Sementara kubah maupun plafon terbuat dari batu-batu pahatan. Tahap selanjutnya, membenahi serambi sebelah barat dan utara yang membentang dari Pintu Umrah (Babul Umrah) dan Pintu Keselamatan (Babus Salam). Saat ini, Masjidil Haram memiliki empat pintu gerbang utama. Selain Pintu Umrah dan Pintu Keselamatan, juga ada Pintu Raja (Babul Malik) dan Pintu Kemenangan (Babal Fath).

Pada sisi keempat pintu itu berdiri tegak masing-masing dua menara yang saling mengapit, dengan tinggi 89 meter. Setiap menara dihiasi lambang bulan sabit di pucuknya, setinggi 6 meter. Ada satu lagi menara serupa yang mengapit Pintu Shafa. Jamaah boleh masuk ke masjid dari pintu gerbang mana saja, termasuk 41 pintu lain yang ada. Tetapi banyak jamaah yang sengaja memilih Babas Salam, karena dianggap paling mantap.

Titik sentral Masjidil Haram adalah Kakbah, yang berukuran 10×12 m2. Bangunan ini pertama kali direnovasi oleh Ibrahim. Satu persatu potongan batu ditatanya sehingga tiap sisinya bertinggi 15 m. Begitu sederhananya Kakbah sejak semula; tak diperlukan kerumitan arsitektur atau pun kecanggihan teknologi. Begitu pun inti ajaran Islam -tauhid- yang juga ”sederhana”: hanya ada satu Tuhan, Allah Ta’ala, dan hanya Dzat itulah yang wajib disembah.

Umat Islam menjadikan Kakbah sebagai kiblat dalam salat. Ini tidak dimaksudkan untuk menyembahnya. Tujuan ibadah tetap Allah semata, sedangkan Kakbah hanya berfungsi sebagai penyatu arah. Dipandang dari arah langit lazuardi, barisan salat umat Islam di permukaan bumi itu membentuk lingkaran konsentrik, dengan Kakbah sebagai pusatnya. Lingkaran itu pun seperti jamaah yang sedang tawaf.

Di pojok Kakbah terdapat cekungan dan berisi Batu Hitam (Hajar Aswad). Mereka yang akan menyentuh batu itu, atau menciumnya, harus berjuang keras menyiasati arus deras manusia yang sedang bertawaf. Hajar Aswad kini makin licin, akibat usapan tangan dan sentuhan bibir jutaan orang. ”Andai aku tidak melihat Nabi menciummu, maka aku tidak akan melakukannya,” kata Khalifah Umar, karena takut dianggap menyakralkan batu yang terbelah jadi tiga keping dalam sebuah insiden ini. (Trisiswanto-35)

12 thoughts on “Keamanan Masjidil Haram Dijamin Allah

  1. Mr. Nunusaku membuat standar kegoblokan bagi dirinya sendiri, bukan buat orang lain.
    Aku ngasi contoh: Kalau Mr. Nunusaku sebagai direktur sebuah perusahaan, dia punya kantor sebagai pusat aktivitas bisnis dan usahanya. Siapa yang mau menemui Mr. Nunusaku, dia bisa datang ke kantor atau ke rumahnya. Adalah goblok, bila Mr. Nunusaku menyuruh orang lain menemuinya, tetapi dia tidak punya kantor atau tidak punya rumah. Di mana orang bisa menemui Mr. Nunusaku???
    Kalau Mr. Nunusaku cerdas, tentu dia akan menetapkan bagi orang yang akan menemuinya, untuk datang ke kantor atau ke rumahnya.
    Jika Mr. Nunusaku tidak punya otak dan makhluk yang mempunyai kebodohan tanpa batas, maka ketika orang Arab menyuapkan TAHI UNTA ARAB ke mulutnya, dia akan menelannya begitu saja…

  2. Assalamualaikum …..

    Mr. Nunusaku & Mr. Le Tony yang Insya Allah diberkahi Allah SWT. Menilik sebegitu kerasnya anda berdua mengejek kami, mungkin ato pasti ? anda bukan dari golongan kami. Dan keberadaan yang seperti anda2 ini sudah diperingatkan Allah SWT kepada kami melalui kalam Allah SWT yaitu Al qur’an.

    Jadi Saudara2ku lainnya, tidak perlu terpancing. Kalau kita terpancing dan mengikuti debat kosong yang tidak ada manfaatnya. Karena yang pasti mereka tidak akan pernah mengerti perihal “Islam yang kita rasakan dari hati”. Maka seperti hikayat Rasullulah SAW, sama saja kita duduk berdampingan dengan syaitan. Dan tentunya kita tidak ingin duduk & berkumpul dengan syaithan bukan?

    “Lakum dinukum walliyadin…” (CMIIW)

    Wassalam…

  3. Aku rasa, Mr. Nunusaku & Mr. Le Tony bukan seorang intelektual cerdas yang mengajak debat tidak dengan mengedepankan logika dan rasionalitas, tapi emosi dan dengkul… he he heee…
    Apa lagi Mr. Le Tony, hanya tahu arti jihad dari CNN, NBC, BBC, MetroTV, dll., kalau Mr. Le Tony mau baca literatur Islam yang kaya tentang pengertian jihad, Mr. Le Tony akan tahu bahwa arti jihad dalam Islam yang dia pahami yang bersumber dari CNN, NBC, BBC, MetroTV, dll., itu bias maknanya. Jadi, sebaiknya, Mr. Le Tony, lebih baik Anda baca banyak lagi tentang literatur Islam . Dari “gaya debat” anda yang hanya bermodalkan “Otak udang” tentang Islam, Anda tidak layak mengomentari hal-hal yang berkaitan dengan spiritualitas Islam. Jika Anda ingin berdebat tentang perbandingan Agama-agama, SEBUTKAN DULU AGAMA ANDA APA!!! Akan saya layani…

  4. komentar dari orang yang bernama nunusaku dan le tony adalah lontaran ucapan iblis!! kita yang yakin akan kebenaran islam dan nabi allah tak perlu merasa gentar dan goyah……semoga hanya orang gila saja yang berkomentar dan berpikiran iblis seperti itu….masya allah……….ya, allah, tunjukanlah kebesaranmu atas dua iblis itu: nunusaku dan le tony……..amin

  5. Ha ha ha haaaaa….
    Mr. Nunusaku ini nama aslinya Duladi toh. Anak seorang perempuan sinting yang diperkosa rame-rame oleh bule Belanda. Sekarang dia tinggal di Assen, Nederland. Kenapa tinggal di Belanda? Biasalah… orang-orang pelarian memang lebih nyaman tinggal di sana. Beruntung ada panti asuhan Belanda yang mau menampung anak dari perempuan sinting ini… he he heeee…

  6. inform mas memang Mr nunusaku ini orang yang mau bikin rusak negara kita , dia orang RMS tidak punya agama .
    penghasut permusuhan muslim & kristen , mungkin juga dia dalang utamanya

  7. Saya Nunusaku,mohon maaf yang sebesar2nya kepada seluruh umat Islam Diseluruh Dunia.
    Sebenarnya saya gembar gembor,menjelekkan Agama Islam Cuma pendapat sisi buruk & laknatnya saya.sungguh saya bersumpah,sebenarnya saya sangat mengagumi Islam,juga sangat meyakini kebenaran Agama Islam.
    Saya percaya seyakin2nya,Nabi Muhammad SAW,Adalah Manusia terbaik didunia,dan Agama Islam Adalah agama Yang saya yakini sampai saat ini.walau saya pake embel2 agama lain saat ini.
    Abaikan semua Perkataan buruk saya mengenai Agama Islam,karena saya yakin Islam Adalah Agama terbaik.
    Saya manusia yang bejad,laknat,semoga Allah SWT memberikan ampunannya pada Hamba.serta memberikan kekekalan Ayat2 Suci Al-Quran,serta Agama Islam Yang baik & kebenaran yang Hakiki.
    Hati Nurani Umat muslim,yang sebenarnya sangat meyakini Kebenaran ISLAM.
    Ini saya buat dengan sungguh2,bila suatu saat saya menyombongkan diri lagi & menghina Agama Islam jangan dipercaya & terkutuklah saya,karena kami yang menghina Agama Islam hanyalah Orang2 kafir yang iri atas kebesaran & kekuatan Agama ISLAM yang sangat kekal.
    Bila saya membuat tulisan/komentar lagi yang MENYANGKAL,tulisan komentar saya ini ABAIKAN itu hanya Provokasi Semata.
    Ingat saya hanya membuat suasana seru aja,biar banyak yang komentar.
    Tetapi Sejatinya Saya Sangat meyakini & mengagumi Agama ISLAM.
    ABAIKAN KOMENTAR SAYA YANG LAIN…
    ini yang sebenar2nya,dari hati nurani saya..
    Salam.

  8. Mr.Nunusaku ternyata moifmu dari semua komentarmu seperti itu too…alasannya.memprovokasi agar seru komen nya.tapi semua itu salah & ngak baik,karena bisa timbul salah paham antar umat beragama.
    Saya juga Nasrani,tapi semua agama baik,bila diyakini dengan penuh keteguhan.karena dalam klrgaku ada beberapa agama.Ayahku Khatolik,Ibuku Krinsten.aku ikut agama Ibuku Kristen,tapi kakakku menjadi mualaf dari Nasrani ke Islam.tapi kami sekluarga saling menghormati & menghargai satu sama lainnya,ngak saling menjatuhkan.
    Jadi intinya semua Agama itu Baik,tinggal bagaimana penganut Individunya seperti kita.
    Jadi hentikan Provokasi antar Agama,Tuhan YESUS juga tidak mengajarkan provokasi antar umat Agama kan…kita sebagai nasrani harus bersikap lembut juga seperti YESUS.
    Buat semua Agama didunia khususnya Di Indonesia,mari saling menghargai keyakinan kita masing2,jangan saling Provokasi.
    Saya harapkan semua agama saling bersanding dengan rukun.
    Oya..lebih baik kita sama2 juga menyebarkan pengakuan Mr.Nunusaku,agar tidak timbul salah paham.Jika suatu saat muncul orang2 yang memprovokasi Antar agama & bangsa dengan alasan apapun.seperti Mr.Nunusaku,agar tidak dipahami & percaya,karena semua itu hanya Tipu daya.Smg Mr.Nunusaku & orang sejenisnya(maaf prokator)bisa dimusnahkan & sadar kembali kejalan yang baik.amien..semoga Tuhan YESUS memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s